I Can’t Lose You

i-can_t-lose-you

Tittle : I Can’t Lose You || Maincast : Yoona SNSD, Chanyeol EXO,  Baekhyun EXO || Lenght : Oneshoot

thanks to beautiful poster Wafer Crush @ Poster Channel

“yaa!! apa kau mau mati ?! jauhkan tangan hinamu itu dari tubuhku!!” teriakan seorang gadis yang berseragam sama dengan baekhyun itu pun sukses membuat jantung baekhyun yang duduk di kursi penumpang itu terguncang.
“wah aku suka dengan wanita kasar sepertimu. kau terlihat lebih cantik”
“apa kau tuli ? sudah kubilang jauhkan tangan hinamu itu dari tubuhku!!” setelah mengatakan kata-kata tersebut wanita itupun menendang kaki pria yg menggodanya itu lalu turun dari bus yg dia naiki sedari tadi.
baekhyun yang melihat kejadian itu hanya terdiam dan memandangi kepergian wanita itu dari dalam bus tersebut.

Continue reading “I Can’t Lose You”

A Walk To REMEMBER [CHAPTER 11]

babythinkgirl___remember-copy

Tittle : A Walk To Remember by nicholas sparks || Maincast : Yoona SNSD, Chanyeol EXO || Lenght : Chapter

“Kaulah pria pertama yang pernah kucium,” kata Yoona kepadaku.

Saat itu beberapa hari sebelum tahun baru, aku dan Yoona sedang berdiri di Dermaga Iron Steamer, Pantai Pine Knoll. Untuk sampai di sana, kami harus menyeberangi jembatan yang membentang  melintasi Terusan Antarpantai dan  melewati jalan kecil di pulau  itu. Sekarang tempat itu menjadi hunian tepi laut yang paling mahal di seluruh negeri, tapi di masa itu yang ada di sana hanyalah gundukan-gundukan pasir yang berlatar Hutan Maritim Nasional.

Continue reading “A Walk To REMEMBER [CHAPTER 11]”

A Walk To REMEMBER [CHAPTER 10]

babythinkgirl___remember-copy

Tittle :A Walk To Remember By nicholas sparks || Maincast : Yoona SNSD, Chanyeol EXO || Lenght : Chapter

Aku  mengantar Yoona pulang dari panti asuhan malam itu. Mulanya aku tidak yakin apakah aku akan melakukan kebiasaan lama dengan pura-pura menguap dan meletakkan tanganku di pundaknya, tapi sejujurnya, aku tidak tahu bagaimana perasaan Yoona terhadapku. Memang, ia telah memberikan hadiah paling istimewa yang pernah kuterima. Meskipun aku mungkin tidak pernah akan membukanya dan membacanya seperti yang dilakukan Yoona, aku tahu pemberian Alkitab itu baginya sama seperti memberikan sebagian dari dirinya sendiri. Namun Yoona memang termasuk orang yang akan mendonorkan sebuah ginjalnya pada orang asing yang ditemuinya di jalanan, kalau orang itu memang betul-betul membutuhkannya. Jadi aku tidak yakin akan arti hadiah yang diberikannya ini.

Continue reading “A Walk To REMEMBER [CHAPTER 10]”

A Walk To REMEMBER [CHAPTER 8]

babythinkgirl___remember-copy

Tittle :A walk to Remember by nicholas sparks|| Maincast : Yoona SNSD, Chanyeol EXO || Lenght : Chapter

Cuaca di malam pementasan itu sejuk dan segar, langitnya terang tanpa segumpal awan pun. Kami harus tiba satu jam lebih awal, dan sepanjang hari aku merasa tidak enak karena caraku berbicara pada Yoona di malam sebelumnya. Yoona tidak pernah melakukan apa-apa kecuali bersikap baik padaku, dan aku tahu bahwa aku memang bersikap tolol. Aku melihatnya di lorong sekolah sewaktu pergantian mata pelajaran, dan aku berniat menghampirinya untuk meminta maaf atas apa yang telah kukatakan, namun Yoona menghilang di antara orang banyak sebelum aku sempat menghampirinya.
Ia sudah ada di Playhouse sewaktu aku sampai di sana. Aku melihatnya berbicara dengan Yuri ssam dan Baekhyun di sisi dekat layar panggung. Semua tampak sedang bergerak, berusaha meredakan ketegangan, namun Yoona kelihatan begitu letih. Ia belum mengenakan kostumnya— ia akan memakai gaun putih yang menjuntai untuk memberikan kesan seperti malaikat —dan ia masih mengenakan sweter yang sama yang dikenakannya di sekolah tadi. Meskipun aku merasa cemas menanggapi reaksinya, aku tetap menghampiri mereka bertiga.

Continue reading “A Walk To REMEMBER [CHAPTER 8]”

A Walk To REMEMBER [CHAPTER 9]

babythinkgirl___remember-copy

Tittle : A walk to Remember by nicholas sparks|| Maincast : Yoona SNSD, Chanyeol EXO || Lenght : Chapter

Mengatakan bahwa pertunjukan itu sukses besar sebetulnya sama sekali tidak berlebihan. Para penonton tertawa dan menangis, dan itu memang yang diharapkan dari mereka. Namun suasananya benar-benar istimewa berkat kehadiran Yoona—dan aku merasa para pemain lain juga sama terkejutnya seperti aku melihat penampilannya. Mereka semua menampakkan reaksi yang sama seperti aku ketika pertama kali melihatnya. Hal itu membuat seluruh pertunjukan semakin mantap di saat mereka memainkan perang masing-masing. Kami menyelesaikan pertunjukan pertama tanpa satu kendala pun, dan pada malam berikutnya malah lebih banyak lagi penonton yang datang. Bahkan Kai menghampiriku seusai pertunjukan untuk memberi selamat padaku, yang merupakan kejutan setelah apa yang dikatakannya padaku sebelumnya.

Continue reading “A Walk To REMEMBER [CHAPTER 9]”