My Story Book : Love Of Psycho Boys [chapter 1]


love of psycho boysnext story : chapter 2 ||
hello my lovely readers :* besok itu tepat 1 bulan babythinkgirl wordpress.com berdiri loh .*min masih 1 bulan aja udah heboh sih -_-* baiklah tidak masalah.
jadi disini aku akan mempublish ff terbaru aku ya . ini bener-bener ff pertama aku yang bisa aku buat dalam waktu 1 hari dengan jumlah 5743 kata dalam sehari . so kalau menurut kalian ini gak bagus maaf ya 😦
My Story Book ini memliki 3 seri cerita . tapi yang aku publish pertama kali itu seri pertama yang berjudul Love Of Psycho Boys . untuk seri selanjutnya ditunggu aja ya 🙂
oke cukup sekian cuap-cuapnya . happy reading *prokk prokkkk*

Title : My Story Book : Love Of Psycho Boys || Author : Baby Think Girl || stars : snsd yoona – big bang G Dragon – exo sehun || cast on seri : 2pm nichkhun – snsd tiffany – 2ne1 CL || Genre : romance – horror – gore – mystery || Rating : G || Length : chapter ||

Saat itu aku masih berumur 18 tahun . aku dan kedua sahabatku sehun dan jiyong pulang bersama dari kelas sore di sekolahku. mengingat kami yang sudah kelas 3 SMA sekarang. Sudah menjadi hal yang lumrah bagiku dan kedua sahabatku itu pulang larut malam. Namun malam itu terasa berbeda, angin malam terasa begitu dingin menyentuh kulitku, hanya beberapa orang yang berjalan menelusuri jalanan di kota itu.
“yoona-ya kenapa sedari tadi kau hanya terdiam saja ? apa kau ada masalah ?” Tanya jiyong padaku yang berada tepat di sampingku.
“tidak, aku hanya merasa aneh malam ini. Kenapa malam ini jalanan begitu sepi. Hanya ada aku, kau , sehun dan dua orang ibu muda yang sudah jauh di depan kita. Apa kau tidak merasa aneh ?” aku mengerutkan keningku dan menatap jiyong lekat
“itu hanya perasaanmu saja.mungkin semua orang sedang bersantai di rumahnya masing-masing. Malam ini langit tidak dihiasi oleh bintang terasa begitu gelap . dan mungkin sebentar lagi akan turun hujan deras .” ucap sehun memberhentikan pandanganku kepada jiyong
“benar kata sehun. Kau hanya terlalu banyak berkhayal” lanjut jiyong menepuk lenganku pelan
“kajja kita pulang” lanjutnya
Mendengar ucapan sahabat-sahabatku itu tak lantas membuat pikiranku tenang. Aku tetap merasa aneh dan sedikit takut jika terjadi hal-hal yang tidak aku inginkan.
Saat kami menyusuri perjalanan tiba-tiba muncul di depan kami seorang wanita cantik berbadan sexy tingginya semampai dan memiliki rambut coklat pirang yang panjang.
Karena terkejut akupun berhenti tepat di depannya. Matanya dan mataku saling berpandangan. Matanya sangat tajam. Namun yang aku herankan sehun dan jiyong sama sekali tidak menyadari kehadiran wanita itu. Mereka tetap berjalan meninggalkan aku yang terdiam.
“yoona apa yang kau lakukan sekarang. Kenapa kau terdiam disana. Apa kau tidak akan pulang ?” ucap sehun yang menyadariku terdiam di belakang.
Lalu jiyong pun datang menghampiriku. Aku sangat terkejut dibuatnya dia berdiri tepat di tempat wanita cantik itu berdiri.
“ayo. Tingkahmu hari ini yang perlu kutanyakan. Kau sangat aneh hari ini. Ayo pulang mungkin kau sangat lelah” kata jiyong dan menarik tanganku agar ikut bersamanya.

Apa yang terjadi . kenapa jiyong bisa menembus badan wanita itu. Dan kenapa hanya aku yang bisa melihat wanita itu dan kedua sahabatku tidak ? apa aku mimpi ? tolong katakan padaku jika ini mimpi. Ini sangat menakutkan. Jujur aku katakan aku sangat takut sekarang.
Sepanjang perjalanan wanita itu selalu mengikuti kami bertiga di belakang . dia tepat berjalan di belakang sehun. Namun aku berpura-pura tidak melihat wanita itu , mataku hanya focus ke depan dan tidak begerak ke kanan ataupun ke kiri sama sekali.
“aku tahu kau melihatku” bisiknya tepat di telingaku. Sontak bulu kuduk ku merinding mendengar suaranya yang seram bagaikan alunan music pengantar kematian.
“Sebentar lagi kau akan melihat kematian seorang wanita yang pasti tidak akan kau anggap wajar. Lihatlah yoona” wanita itu terus – menerus menyampaikan kata-kata yang membuat otak ku seperti berhenti berputar.
Benar saja beberapa menit setelah perkataan wanita itu tiba-tiba ada sebuah truk besar menabrak seorang wanita sekitar 22 tahun tepat di depan mataku.
Wanita itu terlempar jauh ke jalan saat truk itu menabraknya. Jalanan itu dipenuhi dengan darah , wajah wanita itu sudah tidak berbentuk lagi karena terkikis oleh trotoar jalan. Kepalanya retak di bagian kiri.
Saat melihat kejadian itu air mataku jatuh membasahi pipiku. Tanganku menutup mulutku yang tak percaya dengan kejadian yang barusan aku saksikan.
“ayo kita tolong wanita itu. Ayo kita bawa ke rumah sakit.” Jiyong pun mendekati wanita itu dan menaikan wanita itu ke dalam truk yang menabrak wanita itu.
Sehun pun menyusul naik ke dalam truk itu namun aku hanya diam di tempat tak bergerak. Kakiku terasa kaku seperti ada yang menahan agar aku tidak bergerak.
“yoona apa yang kau lakukan . apa kau mau sendiri disana ? apa kau tidak mau ikut ? ayo cepat!” teriak sehun
perlahan aku mencoba menggerakan kakiku dan mulai mendekati truk itu dan hingga akhirnya aku bisa naik ke dalam truk itu.
Wanita itu ditidurkan di atas pangkuanku, jiyong dan sehun.
Sejujurnya aku merasa takut dengan situasi ini namun apa yang harus aku perbuat aku hanya bisa memberanikan diri.
Di tengah perjalanan tiba-tiba tangan wanita itu memegang tanganku. Aku langsung menjerit.
“yoona” ucap sehun
“dia memegang tanganku. Aku tidak bohong dia memegang tanganku tadi” kataku membenarkan diri
“tidak mungkin . wanita ini tidak sadarkan diri bagaimana mungkin dia bisa memegangmu yoona” kata jiyong
“tapi tadi….”
“sudah sudah sekarang kau tenang oke “ sehun memberhentikan omonganku .
Sesampainya di rumah sakit wanita itu langsung dibawa ke ruangan UGD . aku, sehun dan jiyong menunggu di luar.
Aku hanya terdiam di kursi tunggu di depan UGD itu lalu muncullah wanita cantik tadi di sampingku.
“apa yang kau inginkan dariku ?” ucapku
Namun dia hanya tersenyum padaku . dia menatap mataku dan menyentuh pipiku dengan tangannya.
Buku dengan bersampulkan coklat kayu tiba-tiba saja ada di pangkuanku.
“apa yang kau alami dan kau pikirkan akan tertulis di buku itu.“
“apa maksudmu ?” tanyaku terheran
“kau yang harus mencari jawabannya.” Jawabnya singkat
“siapa kau sebenarnya. Dan kenapa aku yang mengalami ini ?” tanyaku
“aku adalah malaikat kematian. Aku adalah malaikat lee chaerin. Kau harus membunuh orang-orang yang tertulis di buku itu. Kenapa kau ? karena kau adalah orang terpilih”
“bagaimana jika aku tidak mau melakukannya ? apa yang akan terjadi ?”
“hidupmu tidak akan aman”
Setelah menjawab pertanyaanku chaerin pun menghilang.
Saat aku kebingungan mencari chaerin tiba-tiba dokter keluar dari ruangan dan menyatakan bahwa wanita itu sudah tidak terselamatkan.
(OoooO)
Apa kau masih ingin melanjutkan membaca cerita ini ? apa kau yakin ? baiklah jika kau memang ingin membacanya aku akan memberitahumu semuanya dari sini.

Jarum jam tepat menunjukan pukul 00.00 namun mataku tidak merasa kantuk. Namun aku mencoba menutup mataku dan begerak ke kanan dan kiri di atas ranjang tempat tidurku. Saat aku bergerak dan kanan ke kiri tiba-tiba wanita yang tadi tertabrak truk itu sudah ada di sampingku. Aku langsung berteriak dan lari keluar dari kamarku. Aku duduk di sofa yang berada di ruang tamu aku menaikan kedua kakiku dan menekuknya . jajaran gigiku tak hentinya menggigit kuku jariku. Aku tidak tahu apa yang harus aku perbuat.
Semenit kemudian lampu pun hidup mati hidup mati. Aku benar-benar gila saat itu . aku tidak tau apa yang harus aku perbuat.
Samar-samar kulihat dari kejauhan wanita yang tidak memiliki rupa karena wajahnya hancur itu mulai mendekatiku. Tangannya menghadap ke depan dan dia berjalan terseok-seok karena salah satu kakinya tidak dapat dia gerakan.
Dan untukmu yang membaca ini coba lihat di sampingmu ataupun di sekitarmu apa kau sedang sendiri ? kau sendiri ? apa kau yakin ? dia ada di sampingmu. Dia ada di sekitarmu. Dia tidak akan pernah membiarkanmu sendiri. Dia akan selalu menemanimu.
Aku berteriak sekeras yang aku bisa. Namun aku tidak tahu siapa yang bisa menolongku saat ini. Appa dan eomma sedang pergi ke luar kota saat itu. Aku tinggal hanya sendiri. Awalnya jiyong menawarkanku untuk menginap saja dirumahnya namun aku menolak karena tidak mau merepotkannya dan juga keluarganya.
Sekarang aku pasrah. Aku pasrah jika sekarang aku akhirnya mati karena hantu itu. Namun kenyataannya berbeda. Lampupun menyala. Hantu itu sudah tidak ada lagi . akupun memberanikan diri beranjak dari sofa itu menuju kamarku.
Saat aku sudah di kamar ku lihatlah buku yang diberi chaerin berada di atas ranjangku . kubuka buku itu dan saat kulihat sudah ada tertulis kejadian yang baru saja aku alami. Lalu dibawahnya ada tulisan berwarna merah yang bertuliskan : aku tersakiti olehnya . aku menderita karenanya. Lelaki itu yang mati atau kau yang akan mati.
Selesai membacanya aku membuang buku itu ke lantai.
“aku tidak mau. Aku tidak mau membunuh siapapun. Tidakkkk!!” kututup kedua telingaku dengan tanganku.
Terdengar suara chaerin dan hantu wanita itu bergantian terngiang-ngiang di telinga serta pikiranku “ kau harus melakukannya, kau harus melakukannya, kau harus melakukannya”

(OoooO)
~~~~~~~~~~ TBC~~~~~~~~~~
Jangan close sebelum meninggalkan jejak 🙂
Budayakan RCL (read.comment.like) 🙂
Gomawo 🙂

Advertisements

9 thoughts on “My Story Book : Love Of Psycho Boys [chapter 1]

Give me your feedback ♥

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s