I Miss You


Untitled-1

Title : I Miss You || Author : Baby Think Girl || stars : yoona – G Dragon – sandara park – yuri || Genre : horror, romance || Rating : T || Length : one shoot || synopsis : yoona mencintai seniornya jiyong namun dia takut untuk menjalin hubungan yang lebih dengan jiyong karena issue yang beredar jika ada seorang wanita yang mendekati jiyong maka ia akan bertemu dengan hantu dara.

“Aku tidak tau dia akan melakukan semua ini”
“bukan dia yang melakukan semua itu tapi kau sendiri”
“kenapa kita harus memperdebatkan hal kecil seperti ini! Sebentar lagi kita akan menikah”
Pertengkaran antara jiyong dan dara terjadi saat jiyong hendak mengantarkan dara pulang ke rumahnya.
“awas mobil depannnn” teriak dara
Duarrrrrr…
Kecelakaan hebat pun terjadi dan mengakibatkan dara meninggal di tempat kejadian.
~~~~~~~~~~
“Vena porta hepatica semakin membesar. Dr. yoona lakukan prosedur ablasi dimulai pada vena porta hepatica lateral”
“potong”
“hati-hati dengan pembuluh jantung”
“baik”
“pisau bedah”
“perban”
“sedot cairan di perut”
“potong”
~~~~~~~~~~

“apakah kau akan terus menunggu keajaiban akan datang ?” ucap dr. jiyong setelah selesai melakukan operasi
“apa yang kau katakan dok ?” ucap yoona membulatkan kedua bola matanya
“jika kau terus menunggu keajaiban akan datang sama saja kau menunggu pasien yang ada di meja operasi akan mati”
Mendengar perkataan jiyong yoona pun pergi meninggalkan jiyong.
“apa kau marah denganku?”
“aku tidak marah denganmu dok, tapi aku marah dengan perkataanmu yang mengatakan bahwa aku menunggu keajaiban itu akan datang”
“karna terkadang keajaiban itu tidak akan datang meskipun kita telah setia menunggunya” ucap jiyong menatap kedua bola mata yoona
Mendengar perkataan jiyong yoona pun pergi meninggalkan jiyong di koridor rumah sakit tersebut.
~~~~~~~~~~

“heyy !! sudahlah jangan kau pikiri terus menerus. Dr. jiyong memang seperti itu. Memang dia terkesan dingin setelah kejadian 1 tahun yang lalu” ucap yuri sahabatnya yang memecahkan lamunan yoona sedari tadi
“ya yuri-ah kau hampir membuat jantungku copot. Hmm ? kejadian 2 tahun yang lalu ? kejadian apa ?” yoona pun menatap yuri dengan serius
“benar kau tidak tahu kejadian yang menimpa dr. jiyong dan dr. dara ?”
“tidak” yoona menggelengkan kepalanya pertanda dia tidak mengetahui berita apapun tentang jiyong dan dara
“padahal berita tentang kematian dr. dara sangat marak di internet. 2 tahun yang lalu di jalan tol gonju terjadi kecelakaan yang menimpa dr. jiyong dan dr. dara .
Dr. jiyong selamat dari kecelakaan itu namun tidak dengan dr. dara . ia mati di tempat. Hmm sangat menyedihkan . oh iya apa kau tau setiap bulannya dr. jiyong pergi ke jalan tol itu untuk meletakan sebuket mawar putih disana . sangat romantic bukan ?” ucap yuri tersenyum manis kepada yoona
“oh seperti itu” jawab yoona singkat
“apa responmu hanya sebatas itu ? apa kau tidak tertarik dengan dr. jiyong ? tak bisa dipungkiri dia itu sangat tampan. Banyak wanita yang mendekati dr. jiyong . tapi…” yuri pun berhenti tidak melanjutkan perkataannya
“tapi apa ?” ucap yoona penasaran
“tapi kabar yang aku dengar jika ada seorang wanita yang mendekati dr. jiyong dia akan melihat sosok hantu dr. dara”
“apa kau sudah melihatnya ?”
“tidak. Aku belum pernah mendekati dr. jiyong. Nyaliku belum terlalu kuat untuk bertemu hantu dr. dara” jawab yuri berpaling ke lain arah

=flashback=
Pada saat di dalam lift seorang suster menghampiri dr. jiyong dan memberikan sebuah surat cinta kepada jiyong. Lalu jiyongpun menerima surat itu dan tersenyum kepada suster itu namun jiyong meremas surat itu dan membuangnya ke sudut ruangan ift itu . saat jiyong keluar dari lift tiba-tiba muncullah sosok hantu dr. dara di hadapan suster tersebut.
Wajah dr. dara sangat seram. Hancur dan dipenuhi dengan darah yang menghitam.
Sontak karena melihat hantu dara suster itu pun berteriak dan berlari keluar dari lift tersebut.
=flashback end=
~~~~~~~~~~

Pada saat malam hari di sebuah ruangan penelitian di rumah sakit quanzii yoona pun duduk sendirian memperhatikan tabletnya.
Dia pun mencari berita tentang kecelakaan 2 tahun yang lalu yang menimpa dr. jiyong dan kekasihnya dr. dara
Saat dia sedang membaca berita kecelakaan itu duarrrrrrrr sebuah tabung ilmiah yang berisi air raksa jatuh dari atas lemari. Betapa terkejutnya yoona.
Dia pun perlahan mendekati arah suara itu berasal. Saat dia hampir mendekati tabung yang pecah tersebut tiba-tiba air keran yang ada di ruangan itupun menyala. Yoona pun meninggalkan pecahan tabung itu dan mendekati air keran tersebut . saat ia hendak mendekati ait keran itu tiba-tiba lampu di ruangan itu mati. Yoona pun teriak karena merasa takut dan duduk di sisi ruangan itu. Beberapa saat kemudian tampak cahaya namun terlihat remang-remang di depan tempat dia duduk lalu yoona merangkak medekati cahaya itu perlahan betapa terkejutnya yoona saat dia mendekati cahaya itu muncul hantu dr. dara di depan matanya . yoona berteriak sekeras mungkin dan akhirnya pingsan di ruangan itu.
~~~~~~~~~~

Saat yoona terbangun dilihatnyalah dr. jiyong sedang menyerup kopi di sofa yang tak jauh dari ranjang tempat tidurnya.
“kenapa aku bisa disini ?” ucap yoona
“kau sudah sadar? Untunglah. Tadi kau kutemukan pingsan di ruang penelitian. Apa yang sedang kau lakukan disana ? dan kenapa kau belum pulang ?” Tanya jiyong mendekati yoona
“aku hanya menunggu hujan reda. “ jawab yoona singkat
“lalu kenapa kau bisa pingsan ?”
“aku tidak tau”
“apa kau masih marah padaku soal perkataanku tadi?”
“tidak”
“maafkan aku dan terima kasih”
“maaf untuk apa ?”
“karena aku telah mengatakan perkataan yang telah menyakitimu.” Jawab jiyong
“lalu terima kasih untuk apa ?”
“terima kasih sudah memaafkan aku” jawab jiyong tersenyum
Mendengar perkataan jiyong yoona pun ikut tersenyum.
“ayo aku antarkan kau pulang. Apa kau yakin mau pulang larut malam dan hujan deras seperti ini sendirian ?”
Karena tidak ada pilihan lain yoona pun menerima ajakan jiyong untuk pulang bersama.
~~~~~~~~~~

“coffe latte 1” ucap yoona kepada pelayan di café itu .
Pada saat menunggu pesanannya dibuat yoona pun memandangi semua sisi café itu hingga matanya berhenti ketika melihat dr. jiyong sedang duduk di meja tamu café tersebut.
“1 gelas coffe latte untuk dr. jiyong dan 1 gelas Americano untuk dr. dara” ucap pelayan itu ketika melihat yoona memandangi dr. jiyong dan memberikan coffe latte pesanan yoona
Mendengar perkataan pelayan itu yoona pun memasang wajah bingungnya dan meninggalkan pelayan itu.
Yoona pun berjalan keluar café itu namun matanya tak henti memandangi dr. jiyong . tak sengaja dr. jiyong pun melihat yoona lalu melambaikan tangannya untuk memberi isyarat untuk datang menghampirinya dan duduk bersamanya di meja tamu itu. Yoona pun mengikuti isyarat yang diberikan jiyong.
“silahkan duduk” ucap jiyong mempersilahkan yoona duduk di kursi depannya.
Namun yoona menolak duduk di kursi itu dan memilih menarik kursi yang ada di sampingnya.
“pasti kau sudah dengar dari semua orang” ucap jiyong
Namun yoona diam saja dan tetap menghisap minumannya melalui sedotannya.
“aku sangat menyukai coffe latte dan dara sangat menyukai Americano”

=Flashback=
“ayo coba coffe ini. Rasanya sangat nikmat” kata dara dan menyodorkan Americano miliknya ke depan wajah jiyong”
“hmm coffemu ini sangat pahit. Aku heran padamu kenapa kau bisa meminum coffe sepahit ini”
Ucap jiyong
Dara hanya tersenyum mendengarkan perkataan kekasihnya itu.
=flashback end=

“penyelesaian masalah yang pintar” ucap yoona memandang Americano di meja itu
“jawaban yang pintar . sejak saat itu aku mulai meminum 2 jenis coffe sampai saat ini namun semua orang berpikir bahwa aku memesan Americano itu untuk dara. Aku tidak peduli dengan semua perkataan mereka tentang aku . terserah mereka mau berkata apa tentang aku.
Yoona hanya melontarkan senyum manisnya kepada jiyong
~~~~~~~~~~

Selesai menjalankan operasi yoona pun duduk di kursi depan ruang operasi tersebut. Dan menutup matanya.
“apakah hari ini sangat lelah” ucap jiyong menyadarkan yoona
“tidak” jawab yoona tersenyum
“apa kau pecaya dengan cinta? “ Tanya jiyong
“ya, aku percaya dengan cinta. Karena cinta kita bisa bahagia.” Jawab yoona
“tidak selamanya cinta bisa membuat kita bahagia”
“bukan cinta yang membuat kita tidak bahagia tapi orangnya sendirilah yang membuat cinta itu tidak bahagia” ucap yoona
“lalu kau bisa berhubungan sex tanpa ada cinta ?” Tanya jiyong
Mendengar perkataan jiyong, yoona marah dan meninggalkan jiyong sendiri”
~~~~~~~~~~

Tinn.. tinnnn..
“maafkan aku karna pertanyaanku tadi. Aku tidak bermaksud yang lain. Mian” ucap jiyong dari dalam mobilnya
“lupakan saja.” Jawab yoona ketus
“terima kasih telah memaafkan aku”
“aku belum ada berkata aku telah memafkanmu”
“benarkah ? tapi kenapa hatiku merasa kau telah memafkanku ? kata jiyong dan memberikan senyum evilnya kepada yoona
Karena mendengarkan perkataan jiyong yoona pun terkekeh.
“kau jauh lebih manis jika kau sednag tersenyum. sebagai tanda maafku aku akan mengantarmu pulang . bolehkah ?”
“tidak terimakasih . aku akan naik bus saja”
“aku tidak akan pergi jika kau tidak mau”

Tiiinn.. tin….
“ayolah naik, kita bisa membuat kemacetan disini” desak jiyong
Lalu yoona pun naik ke dalam mobil jiyong
“oh iya apakah kau lapar ? bisakah kau temani aku ke suatu tempat ?”
“hmm baiklah”
~~~~~~~~~~

“Disini aku menghabiskan banyak waktu bersama dara . dan disini juga aku menyatakan perasaanku kepadanya”
“apakah kau akan selalu mengingat kenangan itu ?” Tanya yoona
“bukankah kenangan indah itu memang sebaiknya kita simpan di dalam hati kita ?”
“tetapi tidak dengan kenangan yang membuatmu terperangkap selama-lamanya” ucap yoona
“kau tidak mengerti. Tidak ada yang bisa menolongku”
“mereka bukan tidak bisa menolongmu atau kau yang tidak mau ditolong !”
“semua orang termasuk dr. dara tidak ingin kau seperti ini. Mereka ingin kau bahagia. Kau tidak bisa selamanya menyimpan kenangan yang hanya bisa menyiksamu dan menyakitimu”
Jiyong hanya terdiam mendengar semua perkataan yoona
~~~~~~~~~~

Di atas atap rumah sakit . yoona melihat jiyong duduk sendiri
“apakah kau sering kesini ?”
“ya. Ketika aku sedang bosan aku kesini”
“tidak disangka ternyata dokter sepertimu merokok” kata yoona tersenyum kecil
“apakah kau tidak menyukainya ? maaf aku akan matikan”
“tidak. Tidak . aku suka dengan aromanya. Aromanya bisa mengingatkan aku dengan appa dan bisa mengurangi rasa rinduku kepada appa”
“dara tidak menyukainya. Karena itu aku sering diam-diam kesini jika aku ingin merokok”
“namun kau tetap membawa dia kesini” ucap yoona yang melihat 2 gelas coffe( latte dan Americano) di sebelah jiyong
Yoona bersandar di bahu jiyong . ia memejamkan kedua matanya dan menikmati angin yang menyentuh wajahnya dengan lembut. Hingga akhirnya yoona pun tertidur.
“aku menyukainya . bagaimana menurutmu ?” ucap jiyong dan menatap langit yang mendung.
Yoona terbangun dari tidurnya namun yang ada di sampingnya bukan lagi jiyong namun hantu dara. Tangan dara pun mulai mendekati wajah yoona . yoona menutup kedua matanya.
“apa kau bermimpi ?” Tanya jiyong
“hah ? tidak” jawab yoona
~~~~~~~~~~

Hari demi hari berlalu kedekatan antara yoona dan jiyong semakin dekat . mereka pun saling jatuh cinta satu dengan yang lainnya . namun tidak ada pihak yang berani menyatakannya duluan karena mereka berdua memiliki alasan masing-masing.
Yoona masih takut untuk menjalin hubungan dengan jiyong karena selama dia bersama dengan jiyong dia selalu dihantui oleh hantu dara
Dan jiyong tidak menyatakan perasaannya karena jiyong pernah berjanji kepada dara kemanapun dara pergi jiyong akan selalu bersamanya.

=flashback=
“ aku akan selalu ada bersamamu. Jika kau bahagia aku akan ada di depanmu. Jika kau galau aku aka nada di sampingmu dan jika kau sedang bersedih aku akan ada di belakangmu “ ucap jiyong mencium kening dara

=flashback end=
~~~~~~~~~~

“Aku baru sadar cinta sejati antara kalian berdua. Kau dikenal sebagai orang yang baik . namun sekarang aku sadar jika orang yang kita cintai diambil oleh orang lain bisa membuat kita jahat dan melakukan apapun untuk mencegahnya. Namun apa yang bisa kuperbuat sekarang. Aku mencintainya. Sungguh sangat mencintainya. Sekarang aku sendiri. Kau bisa melakukan apapun kepadaku jika kau tidak suka denganku .” ucap yoona di depan foto dara yang berada di ruang kecil di belakang rumah sakit.
Tiba-tiba foto itu pun jatuh menimpa kepala yoona.
~~~~~~~~~~

Yoona dirawat di ruang ICU. Yoona tidak sadarkan diri sejak kemarin dan membuat jiyong merasa terpukul.
~~~~~~~~~~

-jiyong home-
“aku merindukanmu. Sekarang saatnya aku menepati janjiku kepadamu untuk selalu ada bersamamu.” Ucap jiyong di depan foto dara yang besar dirumahnya.
seketika sosok dara muncul di depan jiyong
“ya aku tau kau merindukan aku. Begitu juga dengan aku. Aku juga merindukanmu”
“tetapi apa kau tau aku telah mencintai gadis lain sekarang ?” jiyongpun menangis
“aku tau , gadis itu yang telah membuatmu melupakan aku. Dan gadis itu pula yang telah menolongmu dari semua kesedihanmu. “ ucap dara
“aku ingi kau bersama dengannya. Atau kau juga bisa dengan wanita yang lain asal kau bisa bahagia.” Lanjut dara
“tapi kenapa kau selalu ada di sampingku. Kau selalu menghantuiku”
“bukan aku yang menginginkan hal itu terjadi. Tapi kaulah yang membuat dirimu terpuruk . kau yang tidak bisa melepaskan rasa bersalahmu kepadaku.” Jawab dara
“sekarang pergilah. Jagalah wanita yang sudah dengan tulus mencintaimu. Kejarlah dia. Jangan sampai kau kehilangan wanita yang kau cintai untuk kedua kalinya.”
“aku akan bahagia jika kau bisa bahagia”
Jiyongpun berlari dan langsung menaiki mobilnya dan pergi ke rumah sakit.
Sampai di rumah sakit dia langsung ke ruangan tempat yoona dirawat.
Hari demi hari kondisi yoona pun membaik . dan jiyong selalu ada di samping yoona.
Yoona tersadar dari tidurnya.
“jiyong-ah” ucap yoona mengelus wajah jiyong yang tertidur di ranjang tempat tidurnya.
“hmm kau sudah sadar” jawab jiyong dan mengusap wajah yoona.
“ya. Apa kau baik-baik saja ?” Tanya yoona
“seharusnya aku yang menanyakan itu kepadamu”
Yoona hanya tersenyum mendengar perkataan jiyong
“aku mencintaimu. Maukah kau menikah denganku ?” jiyong pun bertanya dan memegang kedua tangan yoona
“ya aku mau “ jawab yoona
Mereka berdua pun saling bertatapan dan memberikan senyum indah kepada orang mereka cintai.
“I love you” ucap jiyong dan mencium bibir yoona dengan lembut
~~~~~~~~~~ END~~~~~~~~~~

Jangan close sebelum meninggalkan jejak 🙂
Budayakan RCL (read.comment.like) 🙂

Gomawo 🙂

Advertisements

5 thoughts on “I Miss You

  1. Waaah akhir yg sweet walo awalnya ngira jiyong gag bakal bs move on dri dara,, tp adanya yoona smua berubAaahh..

    Like

  2. ahh.. endingnya So Sweet^^
    ku kira Dara benci sama semua yeoja yg deket GD ternyata gak? karna dara udh punya Donghae *salah fokus

    Like

Give me your feedback ♥

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s