Dad, i’m your daughter [chapter 4 || ending]


dad i'm d cover 2previous story : prolog || chapter 1 || chapter 2 || chapter 3

Tittle : Dad, i’m your daughter (chapter 4 || ending) || Maincast : Yoona, choi seung hyun, sehun || Genre : torture, life, sad, brokenhome || Length : chapter || Rating : NC 17+

Yoona POV

“darimana saja kau . kenapa jam segini kau baru pulang” ucap seung hyun saat yoona memasuki rumah.

“ apakah kau puas sekarang appa ? apakah semua keinginanmu sudah terpenuhi sekarang ? “ ucapku dengan senyumku yang sinis

“apa maksudmu?”

Tanpa menghiraukan perkataan seung hyun yoona pun beranjak menaiki tangga rumahnya dan masuk ke dalam kamarnya.

Tokkkk.. tokkkk..

“yoona buka pintunya. Cepat buka pintunya”

Akupun membukakan pintu untuk appa

“ apalagi yang kau inginkan sekarang appa . apa lagiiii”

Yoona POV end

~~~~~~~~~~~~

Seung hyun POV

Dengan sangat cepat aku memasuki kamar yoona dan langsung mendorong yoona ke dinding kamarnya dan mencium bibirnya. Yoona berontak ingin lepas dariku tapi aku tidak akan membiarkan dia lepas dariku.

Aku menghisap bibirnya dengan sangat nafsu. Puas dengan bibirnya akupun beralih ke leher indahnya. Lidahku asik bermain di leher jenjangnya dan sesekali kuhirup aroma wangi dari lehernya.

Akupun membuka kaus oblong yang kupakai dengan sangat cepat. Setelah berhasil membukanya akupun mendorong yoona ke atas ranjangnya.

Kubuka satu persatu kancing baju yang sedari tadi dipakainya. Yoona bersi keras menghalangiku tapi nihil kekuatanku jauh lebih besar darinya.

Akupun berbaring tepat di sampingnya. Kubuat yoona berbalik membelakangiku. Karena aku sadar dia sedang mengandung anakku sekarang aku tak ingin terjadi hal yang buruk kepada kandungannya.

Ku remas dadanya dari balik cup bra yang dikenakannya. Di teriak kesakitan namun aku mengabaikannya. Sesekali aku menciumi tengkuk lehernya dan bahu hingga punggungnya. Harum badannya sangat kusukai. Aroma badannya sangat menenangkan. Lalu akupun membuka roknya yang ia gunakan dan membuka celana dalam miliknya . kini dengan jelas dapat kulihat vaginanya yang sangat indah bagiku.

Yoona terus berusaha menghindariku tetapi aku tidak memberikan sedikitpun peluang untuk dia melakukannya.

Lalu aku menaikan kaki kanannya dan kumasukan penisku ke dalam vaginanya.kuhentakan punyaku ke dalamnya. Sangat terdengar oleh telingaku suara jerit kesakitan dari bibir yoona.

Badanku terasa terbakar saat aku hampir mencapai klimaks. Semakin ku perdalam penisku memasuki vaginanya hingga akhirnya aku keluar. Aku telah mencapai klimaks. Akupun mengeluarkan punyaku dari miliknya. Aku terjatuh di sampingnya dengan nafas yang tidak beraturan. Sangat terdengar di telingaku isak nangis yoona. Tapi aku tidak tau harus berbuat apa. Aku hanya bisa mengatakan “ maaf karena aku mencintaimu, aku sangat menginginkanmu”

Seung hyun POV end

~~~~~~~~~~~~

Yoona POV

Kandunganku telah memasuki bulan kesembilan . sudah sangat terlihat jelas bentuk perutku yang sangat membesar. Dan kini semua orang melihatku dengan tatapan sebelah mata.

“Dunia ini sungguh sangat membenciku. Aku tidak sanggup, sungguh mereka sangat membenciku.”

Yang mereka ketahui aku telah hamil di luar nikah. Dan tidak diketahui siapa ayah dari kandunganku.

Namun appa tidak mau menikahkan aku dengan lelaki manapun. Dia berani menanggung malu memiliki anak yang tidak diketahui siapa ayahnya.

Saat aku pergi keluar dari rumah pasti semua mata memandangku dengan sinis . seakan-akan ingin mengatakan aku adalah sampah yang sangat busuk dan menjijikan.

Jika aku tidak mengenal yang namanya dosa mungkin aku telah jauh-jauh hari menggugurkan kandunganku ini. Aku sakit karenanya, aku terhina, aku dicaci, aku dibenci dan semua itu karena benih yang ditanamkan serigala itu di dalam perutku. Namun aku tidak ingin menyalahkan seorang manusia yang tidak mengetahui apapun. Bagaimanapun juga aku tidak bisa menghindari takdirku. Bahwa dia adalah anakku. Dia adalah darah dagingku sendiri. Sekuat tenaga aku akan menjaga dan merawatnya. Sehingga jika dia terlahir nanti tak akan kubiarkan dia merasakan hidup yang sakit sama sepertiku aku eommanya.

 ~~~~~~~~~~~~

Pada suatu hari kuterima sebuah undangan yang dibungkus cantik oleh beberapa pita berwarna-warni . lalu kubuka undangan itu dan betapa terkejutnya aku saat kubaca nama yang tertera di undangan itu. Kulihat nama Oh sehun dan Kim nara terukir indah di dalam undangan itu. Namun aku mencoba ikhlas dan merelakan dia bahagia dengan wanita lain. Ya aku memang tidak pantas untuknya.

Yoona POV end

~~~~~~~~~~~~

Drtttt .. drrttt..

Hp yoona berbunyi dan tidak diketahui siapa yang menelfon.

“apakah ini dengan yoona ? apakah benar kau anak dari presdir choi seung hyun ?” terdengar suara dari hpnya

“iya benar saya yoona. Ada apa ?”

“saya ingin memberitahukan bahwa ayah anda sedang dilarikan ke rumah sakit sekarang. Presdir mengalami kecelakaan yang hebat. “

“dimana rumah sakitnya ?”

“………”

“baiklah saya akan kesana sekarang”

 ~~~~~~~~~~~~

Saat yoona sampai di rumah sakit sudah ada sehun dan beberapa bawahan ayahnya yang lain sedang menunggu.

“bagaiman keadaan appa . apakah dia baik-baik saja?” ucap yoona mengeluarkan air mata

“belum tahu. Dokter belum keluar dari tadi . kita berdoa saja agar presdir baik-baik saja ne” jawab sehun menenangkan yoona

1 jam pun berlalu hingga akhirnya dokter keluar dari ruangannya.

“bagaimana appa ? dia bisa diselamatkan kan dok ?” ucap yoona memegang lengan dokter dengan tangisan yang sedari tadi belum berhenti

“maafkan saya nona. Presdir tidak bisa diselamatkan . dia kehilangan banyak darah. Dan jaringan otaknya terbentur sangat keras sehingga memberhentikan kordinasi tubuhnya. Maafkan kami nona.” Dokter itupun membungkuk meminta maaf kepada yoona.

“ini ada sebuah titipan dari presdir untuk nona dan sehun” dokter itupun memberikan sebuah DVD kepada yoona.

Yoona pun menonton DVD itu bersama sehun dan dvd itu berisi rekaman seung hyun sebelum ia meninggal.

DVD itu merekam seung hyun sedang menangis terisak.

“ hai yoona. Tolong jangan menangis sayang. Appa tidak bisa melihat air matamu. Maafkan appa atas tindakan appa selama ini kepadamu. Appa juga tidak bisa menghindari perasaan ini. Appa jatuh cinta pada anak appa sendiri. Mian. Appa tau kau tidak akan pernah memafkan kesalahan appa. Maafkan appa telah mencintaimu sebagai seorang wanita bukan sebagai anak. Jeongmal mianhae. Appa juga tidak tahu kenapa ini bisa terjadi. Appa tau mungkin ini gila. Mian. Dan untuk kandungan di dalam perutmu appa mohon kau jangan membencinya, sayangilah dia . dan jika dia menanyakan siapa ayahnya bisakah kau katakan sehun adalah appanya ?

Dan untuk kau Oh sehun maaf telah menghalangi cinta antara kau dan anakku. Aku tidak bisa meliwat wanita yang aku cintai mencintai pria lain selain aku. Tapi sekarang bisakah aku memohon kepadamu untuk menjaga yoona anakku ?

Yoona tidak memiliki siapa-siapa di dunia ini. Dia hanyalah wanita yang ringkih . aku mohon padamu jagalah anakku .

Saatnya aku pergi . mohon maafkan semua kesalahan appa”

Yoona pun tersungkur di atas lantai dan menangis sejadi-jadinya saat ia selesai menonton DVD yang dibuatkan seung hyun . yoona sangat terpukul atas kematian appanya.

Bagaimanapun kesalahan yang dibuat seung hyun padanya tak lantas membuat yoona membenci seung hyun . yoona tetap menyayangi seung hyun sebagai appanya.

Hari ini adalah hari kelahiran anak pertama yoona dan seung hyun. Yoona telah berada di atas ranjang tempat tidur di rumah sakit.

Beberapa hari sebelum kelahiran sehun selalu ada di samping yoona.

“apakah tidak masalah kau selalu berada di sampingku oppa ? bagaimana kim nara ? pasti dia sangat mengkhawatirkanmu” ucap yoona memandang sehun yang duduk tepat di sampingnya.

“aku jauh lebih mengkhawatirkanmu sekarang” jawab sehun mengelus pipi mulus yoona

“tapi….”

“sudah. Sudah . kau jangan memikirkan yang lain sekarang. Sebentar lagi kau akan melahirkan malaikat kecil” ucap sehun tersenyum

“hmmm” yoona mengangguk dan membuat senyum kecil di bibirnya.

Seorang malaikat kecil yang sangat tampan pun terlahir ke dunia . dokterpun membaringkan anaknya tepat di samping yoona. namun kondisi yoona sangat lemah dan memprihatinkan.

“kau sangat mirip dengan appamu” ucap yoona memegang tangan kecil anaknya yang membuat air matanya kembali membasahi pipinya

“dia sangat mirip dengan presdir” kata sehun melihat wajah anak yoona

“ne. dia sangat mirip dengan appa. “

“oppa. Bisakah aku minta tolong padamu untuk terakhir kalinya?”

“iya. Kau ingin minta tolong apa yoona ?”

“aku ingin kau menjaga anakku oppa . tolong sanyangi dia seperti anakmu sendiri. Aku mungkin tidak bisa merawatnya. Aku sudah tidak tahan lagi oppa”

“apa yang kau katakana. Kau juga akan merawatnya. Kau kuat young” jawab sehun memegang tangan yoona.

“mian oppa. G.o.,m..a.,w..o “ yoona pun menghembuskan nafas terakhirnya. Saat yoona meninggal seketika menangislah bayi yoona yang berada di sampingnya. Seperti memiliki ikatan batin yang sangat erat yang sudah terjalin sejak lama.tangan Bayi yoona menyentuh wajah yoona dan menangis dengan sangat keras seperti mengisyaratkan eomma jangan tinggalkan aku .

Namun Tuhan berkehendak lain . yoona meninggal. Yoona telah tiada.

 ~~~~~~~~~~~~

END

Yay ff ini beres juga akhirnya.

Maaf chingu kalau ceritanya kurang menarik .

But thanks for reading

Budayakan RCL (read.comment.like) di setiap ff yang kamu baca di blog ini ya

Hargain setiap karya aku keyyy 🙂

Gomawo.

28 thoughts on “Dad, i’m your daughter [chapter 4 || ending]

  1. Baru Nemu ni ff tp kok ya lngsung d part ending
    Nyesek TU pas tau yoongnie yang kena sad endingggg
    Next ff dtunggu unn

    Like

  2. Baru nemu ini ff karna saking serunya baru comment d chap terakhir hha Mianhaeyo 😂😂walaupun sad ending tapi aku sukaaa banget ma nih ff 👍👍

    Like

Give me your feedback ♥

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s