Dad, I’m Your Daughter [chapter 2]


dad i'm d cover 2previous story : prolog || chapter 1
next story : chapter 3 || chapter 4 [ending]

Tittle : Dad, i’m your daughter [chapter 2] || Maincast : Yoona, choi seung hyun, sehun || Genre : torture, life, sad, brokenhome || Length : chapter || Rating : NC 17+

author note : ini fanfic tidak disarankan untuk dibaca oleh readers yang belum umur 17 tahun .. so kalau mau baca ff ini difikirin baik-baik . but if your thinking is more mature than your age I would not forbid.

happy reading^^

Hingga akhirnya seung hyun pun berhasil membuat yooona lengah.

Dibukanya satu persatu kancing baju yoona dan mulai menampakan lekuk tubuh yoona yang putih mulus dan sangat indah.

Dengan sangat cepat seung hyun mendekap tubuh mungil yoona dengan penuh gairah dan mencium bibir yoona dengan kasar.

Seung hyun POV

Tanganku dengan gemas meremas kedua payudara yoona yang sangat indah. Setelah puas menciumi bibirnya aku beralih ke lerehnya yang jenjang dan kucium sehingga meninggalkan kiss mark di beberapa bagian lehernya. Aku sadar dia adalah anak kandungku sendiri namun kenyataan yang ada aku sangat menginginkan anakku sendiri.

Dia bagaikan seseorang yang aku kenal dan sangat aku cintai dahulu . dan karena menyelamatkan nyawanya jugalah aku kehilangan seseorang yang sangat aku cintai. Dan sekarang aku mau dia membayar semua apa yang telah dia rampas dariku.

Aku sadar betul yoona meminta tolong dan memohon sebisanya agar aku mau melepaskannya . tapi aku tidak menghiraukan perkataannya. Aku asik dengan kegiatanku yang sangat aku sukai ini. Ya benar sekarang aku merasa menang atasnya.

Seung hyun POV end

Dibuka seung hyun cup bra yoona yang sedari tadi mengganggunya untuk meremas payudara yoona. Setelah berhasil membuka bra yoona seung hyun pun menghisap putting payudara milik yoona dan membuat yoona menjerit kesakitan.

“appa aku mohon lepaskan aku. Sadarlah aku ini anakmu sendiri . appa aku mohon lepaskan aku” ucap yoona sembari mengeluarkan air mata dari matanya yang indah

Bukannya mengasihani yoona malah tindakan seung hyun semakin menjadi-jadi. Mulut seung hyun dengan ganas menikmati payudara yoona yang sangat menggoda nafsu birahinya.

Yoona POV

Apa yang harus aku perbuat. Aku tak kuasa melawan appaku sendiri. Dia adalah appaku tapi kenapa dia melakukan semua ini kepadaku. Dia tidak bisa membedakan rasa sayang dengan nafsu binatangnya. Sekarang aku berpikir aku tidak lebih baik dari sebuah sampah . aku kotor , aku hina, aku tidak pantas disebut seorang anak manusia. Eomma tolong aku, aku tidak sanggup menghadapi semua ini. Eomma apa kau bisa mendengarkan tangisanku.

Yoona POV end

Setelah puas mencium bibir dan payudara yoona seung hyun pun beralih ke bawah dan membuka celana dalam milik yoona.

Tak sabar menunggu seung hyun pun membuka celananya yang sedari tadi dipakainya dan menghujatkan miliknya ke dalam milik yoona.

“appoooo” teriak yoona kesakitan .

Ini adalah kali pertama bagi yoona sehingga wajar yoona merasa sangat kesakitan.

Lalu seung hyun pun bangun dan duduk di sisi tempat tidur king size miliknya dan diangkatnya yoona yang lemas duduk diatas pangkuannya. Dan memasukan miliknya ke dalam milik yoona. Disibakkannya rambut yoona yang panjang dan indah itu dan mencium leher yoona yang putih mulus. Sementara itu tubuh seung hyun bergerak naik turun dan mencoba melatih kejantanannya.

Dan tak lupa tangan seung hyun tak henti meremas kedua payudara yoona.

Setelah bosan dengan posisi tersebut seung hyun pun menjatuhkan yoona ke atas tempat tidurnya dan seung hyun beralih ke atas badan yoona . dan lagi-lagi seung hyun pun memasukan kejantannannya ke dalam milik yoona .

Hingga akhirnya seung hyun mencapai puncaknya . dia pun jatuh dan tetidur di samping yoona dengan hembusan nafas yang tidak beraturan.

Lalu yoona pun bangun dan mengambil pakaian-pakaiannya yang tercecer dimana-mana.

~~~~~~~~~~~~

Yoona POV

Kumasuki bak mandi yang cukup besar yang berisi air penuh, kutenggelamkan semua badan hingga kepalaku ke dalamnya.

Aku sangat kotor, aku sangat hina. Bagaimana mungkin aku bisa bersetubuh dengan appa kandungku sendiri. Ini tidak masuk akal. Aku lebih hina daripada wanita-wanita malam yang ada di bar-bar sana yang tidur dengan semua lelaki . setidaknya wanita-wanita itu tidur dengan lelaki yang mereka tidak kenali sedangkan aku sendiri aku tidur dan bersetubuh dengan appa kandungku sendiri. Sebanyak apapun air yang membersihkanku tak akan pernah menghilangkan kotoran yang ada di tubuhku.

Yoona POV end

~~~~~~~~~~~~

Ini pagi pertama sepanjang hidup yoona tidak membuatkan masakan untuk seung hyun.

Namun seung hyun cukup mengerti mengapa yoona tidak memasakannya makanan pagi ini. Lalu ia pun pergi ke kantor tanpa memakan sebutir nasi ke dalam perutnya.

“selamat pagi pak” ucap seorang namja kepada seung hyun dengan senyum manis

“ya selamat pagi” jawab seung hyun tersenyum

“kelihatannya wajah bapak sangat berseri-seri pagi ini. Apakah ada yang membuat bapak sangat bahagia ?”

“benarkah ? apakah memang benar seperti itu ?” jawab seung hyun tersenyum lebar

“ya, bagaimana mungkin aku bisa berbohong pak”

“kau bisa saja sehun-ah . ya sudah saya ke ruangan saya dulu.”

“baik pak”

Ya beginilah seung hyun di luar rumah . dia adalah seorang presiden direktur sebuah perusahaan ternama di korea yang dikenal baik, ramah dan loyal kepada bawahan-bahawannya.

Semua orang mengaguminya termasuk juga sehun yang ternyata adalah kekasih dari anaknya sendiri yoona.

~~~~~~~~~~~~

Ddrrrrtttt.. drrrttttt

Hp yoona bergetar dan menampilkan sebuah nama di layarnya “sehun oppa”

“ya oppa “ jawab yoona dengan lemas

“ chagiya apakah kau sakit ? kenapa suaramu terdengar sangat lemas ?”

“tidak oppa, aku hanya kurang enak badan sekarang”

“ya sudah aku akan ke rumahmu sekarang. Aku akan mene…”

“tidak perlu oppa. Aku hanya butuh waktu istirahat saja sekarang. Mian .” belum selesai sehun berbicara yoona langsung memotongnya.

“baiklah jika itu yang kau mau. Istirahat ya. Saranghe”

“ne. nado saranghe” ucap yoona dan menutup teleponnya.

~~~~~~~~~~~~

Sudah beberapa hari ini yoona tidak pernah menyediakan makanan untuk seung hyun begitu juga pagi ini. Jangankan untuk memasakan makanan untuk seung hyun , untuk bertemu seung hyun saja yoona tidak pernah berani.

tokkkk tokkkk tokkkk..

“apakah kau selamanya akan mengurung diri di dalam kamar hah ?” ucap seung hyun sambil menggedor-gedor pintu kamar yoona

Namun tidak ada jawaban terdengar dari dalam kamar.

“ya! Apakah kau tidak lmendengarkan ku lagi. Buka pintunya.”

Namun tetap saja tidak ada sahutan dari dalam kamar yoona

“jika kau tidak membukakan pintu aku akan ….”

Tiba-tiba pintu pun dibukakan oleh yoona.

Wajah yoona sangat pucat, sudah beberapa hari ini yoona tidak makan. Dia hanya meminum air putih saja jika ia merasa lapar.

“apa lagi sekarang yang kau inginkan appa?” ucap yoona yang menahan air matanya agar tidak jatuh dari pelupuk matanya.

Mendengar perkataan yoona tangan seung hyun pun ingin menampar wajah yoona namun terhenti karena melihat kondisi yoona yang sangat memprihatinkan.

“ apa kau ingin menamparku lagi appa ? ayo pukul aku . dan sekalian saja kau bunuh aku appa . ayooo pukul aku” yang hingga akhirnya air mata yang sedari tadi ditahannya mengalir membasahi pipinya.

“malam nanti siapkan makan untukku” seung hyun tak sampai hati melihat keadaan yoona yang sekarang. Dia pin berlalu dari hadapan yoona .

~~~~~~~~~~~~

Seung hyun POV

Wajahnya, senyumnya, bahkan air mata dan tangisannya sangat mirip dengan eommanya. Ya jujur saja aku tidak sampai hati melihat air mata yang ia jatuhkan. Hatiku terasa sangat sakit jika melihatnya. Apa yang terjadi padaku sebenarnya ? apakah aku mencintainya ? apakah benar aku mencintai anakku sendiri ? apakah mungkin ini bisa terjadi ?

Tidak!! Ini tidak mungkin. Apa yang aku pikirkan sekarang, ini hanya nafsu ku saja. Aku tidak mungkin jatuh cinta padanya. Tidak!! Ini gilaaa!

Seung hyun POV end

~~~~~~~~~~~~

Sehun POV

Sudah beberapa hari ini aku tidak menerima kabar darinya . aku sangat ingin menemuinya. Tapi aku tidak berani untuk datang ke rumahnya. Karena permintaan dari yoona sendirilah aku tidak boleh datang ke rumahnya selain jika ia sendiri yang memintanya.

Setiap harinya aku menunggu kabar darinya berharap ada sms ataupun telp dari yoona. Aku sangat merindukannya. Aku sangat mengkhawatirkannya. Apakah dia baik-baik saja sekarang ? aku juga tidak tahu.

Sehun POV end

~~~~~~~~~~~~

tokk.. tokkkk.. tokkk

“yoona bangunlah. Keluarlah sesekali. Apakah sampai mati kau akan terus mengurung dirimu di dalam kamar ?”

Tidak ada jawaban

“ya! Yoona –ya ayo keluarlah dari sarangmu”

Tidak ada jawaban

Karena tidak ada jawaban dari yoona seung hyun pun akhirnya membuka pintu yoona dengan kunci cadangan .

Betapa terkejutnya seung hyun saat dilihatnya yoona sudah tidak sadarkan diri dan tangannya berlumuran darah dengan cepat seung hyun pun melarikan yoona ke rumah sakit .

Yoona pun dimasukan ke dalam ruang UGD untuk mendapatkan pertolongan secepatnya. Lebih dari 1 jam seung hun menunggu di luar ruangannya. Dia mondar mandir dan wajahnya sangat pucat, dia sangat khawatir dengan kondisi yoona .

Hingga akhirnya seorang dokter keluar dari ruangan yoona dirawat.

“bagaiman kondisinya dok?” ucap seung hyun dengan wajah yang cemas

“untung saja yoona dengan cepat dilarikan ke sini jika tidak dia akan sangat kehabisan darah dan janin yang ada di perutnya tidak akan bisa diselamatkan”

“hah janin ? apa maksud dokter ?” ucap seung hyun terheran-heran

“apakah anda tidak tahu kalau yoona sedang mengandung sekarang ? janinnya sudah memasuki minggu ketiga sekarang.” Ucap dokter menjelaskan

~~~~~~~~~~~~

TBC~~~~~

Tunggu chapter selanjutnya chingu. Selesai membaca tinggalkan like/comment okeyy.

Semakin banyak comment semakin cepat chapter selanjutnya nae update.

Thanks 🙂

27 thoughts on “Dad, I’m Your Daughter [chapter 2]

Give me your feedback ♥

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s