I Wrong If I Love Him ?


i wrong

I Wrong If I Love Him ?

Tittle : I Wrong If I Love Him ?  || Maincast : Yoona, Kwon Jiyong (GD) || Genre : sad, love, religion, differences in beliefs || Length : one shoot || Rating : G

Hello guys, fanfiction aku yang 1 ini akan sangat berbeda dengan fanfiction aku yang sebelum-sebelumnya. Aku membuat ff ini tidak ada maksud sedikitpun untuk berbuat rasis atau semacamnya , dan maaf juga di ff kali ini aku membawa 2 agama yang berbeda dan membuat idola kalian yg aku buat jadi cast memiliki agama yg berbeda dengan yang aslinya . Ingat guys ini hanyalah sebuah karya imajinasi aku aja. so please don’t insult, harass, ridicule, or the like. okay no need for long. happy reading guys 🙂

“Apakah aku salah jika aku mencintai nya ? Mengapa Tuhan memyatukan kita jika akhirnya kita hanya akan dipisahkan ? Apakah ini adil bagi kami yang saling mencintai tapi tidak bisa saling memiliki ?”
“Tuhan tolong jawab aku, bisakah aku mencintai dia yang bukan umatMu ? Bisakah kau memberi aku satu alasan kenapa aku tidak bisa bersamanya meskipun kami saling mencintai ?”
Ucap yoona dalam keheningan malam yang dingin di sebuah gereja megah di pinggir kota seoul yang jaraknya tidak jauh dari rumahnya.
Yoona meneteskan air matanya mengingat hal yang terjadi antara dia dengan pria yang sangat ia cintai kwon jiyong.

“Aku mencintainya , aku sangat mencintainya tapi kenapa cuma karna perbedaan agama ini aku harus merelakan dia pergi dariku ?”

Jiyong pov
Aku sangat mencintai wanita itu sungguh sangat mencintainya. Aku ingin memilikinya seutuhnya , bisakah aku mendapatkannya ?
“Bisakah kau tanyakan kepada Tuhanmu bisakah aku yang bukan umatnya mencintai ciptaanNya yang begitu indah?”

ringg.. ringg.. ringg

suara telp itu membangunkan yoona dari tidur lelapnya semalam. dengan segera dia menjawab telp itu karna yang tampil di layar hp nya adalah nama sang pujaan hatinya.

“Chagiya, aku sangat merindukanmu . Bisakah kita bertemu sekarang juga ? ” ucap jiyong saat yoona mengangkat telfonnya
“Ne oppa . dimana kita bertemu ?”
“Di tempat seperti biasanya ya” jawab jiyong
Lalu telp pun ditutup . Saat mereka bertemu , mereka menyusuri sepanjang jalan berdua bersama. Di tengah perjalanan betapa terkejutnya yoona saat dia melihat ayahnya sedang memandangi mereka berdua dengan pandangan nanar yang sangat menakutkan .

Sebelumnya hubungan antara mereka berdua hanya diketahui oleh mereka berdua saja . karena mereka tau jika mereka memberitahukannya kepada kedua orang tua mereka dipastikan hubungan mereka tidak akan pernah mendapat restu dari kedua orang tua mereka.

Tetapi sepintar-pintarnya mereka menyembunyikan hubungan mereka tetap saja orang tua mereka mengetahui jelas bagaiman hubungan yang dijalin antar keduanya.

Benar saja, firasat burk mereka menjadi kenyataan . kedua orang tua mereka sangat tidak setuju dengan hubungan yang dijalin oleh keduanya. Terlebih lagi dengan yoona appa. Yoona appa sangat menbenci jiyong. Alasan yoona appa sangat membenci jiyong tidak lain karna jiyong memiliki keyakinan yang berbeda dengan anaknya tetapi jiyong berani menjalin hubungan dengan anak semata wayangnya itu.

Dengan sangat kasarnya yoona ditarik oleh appa nya ke dalam mobil saat appa nya melihat mereka sedang asik berduaan.

“apakah kau tidak mengerti apa yang appa katakana padamu. Jauhi lelaki itu, kau tidak pantas bersamanya. Kalian memiliki dunia yang berbeda, ingatlah Tuhanmu. Ingatlah siapa yang telah menciptakanmu.”

“appa aku sangat mencintainya. Aku tidak bisa menjauhinya. Sekeras apapun kau memisahkan aku dengan jiyong kau tidak akan berhasil . kami saling mencintai” jawab yoona dengan tangisan yang sangat menyedihkan.

“kau telah dibutakan oleh cintamu itu, setelah proyek appa selesai disini kita akan pindah ke luar negeri. Kau harus ikut appa.”

“appaaa . aku tidak….”

“jangan pernah membantah appa”

Hari demi hari berlalu namun tak pernah sekali pun yoona bertemu dengan jiyong.

Hp yang selama ini dipakai yoona ditahan oleh appanya .

Dan kemanapun yoona pergi selalu dijaga oleh bodyguard baru yang dipesan oleh yoona appa agar yoona tidak bisa bertemu dengan jiyong.

Sekeras apapun yoona melakukan transaksi dengan bodyguardnya itu namun tak sekalipun bodyguardnya itu mengabulkan permintaan yoona.

Hampir 3 minggu yoona dan jiyong tidak pernah bertemu ataupun berhubungan.

Hingga pada akhirnya rasa rindu diantara keduanya mencapai puncaknya. Namun tak satupun dari orang-orang sekitar mereka yang mau membantu mereka untuk bisa saling bertemu.

Pada suatu hari pada saat jiyong mengendarai mobilnya jiyong mengalami kecelakaan yang cukup parah.

Dan jiyong langsung dilarikan ke rumah sakit.

Di lain tempat perasaan yoona sangat tidak enak. Hatinya terasa sangat sakit. Pikirannya selalu tertuju kepada kekasihnya itu.

Keesokan harinya yoona pun jatuh sakit, demam yang dialami yoona sangat tinggi. Sehingga yoona langsung dilarikan ke rumah sakit dan mendapatkan perawatan.

Selama 2 hari yoona tidak sadarkan diri dan jiyong mengalami masa kritis di ruangan ICU.

Pada hari ketiga yoona pun sadar dari tidurnya, detak jantungnya melaju sangat cepat. Yoona pun keluar dari kamar inapnya. Dia menyusuri sepanjang lorong-lorong rumah sakit itu. Hingga akhirnya dia sampai di depan sebuah ruangan . yoona semakin mendekat dengan ruangan tersebut namun semakin dia mendekat dengan ruangan tersebut semakin hatinya terasa sakit. Hingga pada akhirnya dia sampai di depan kaca pintu ruangan tersebut. Betapa terkejutnya yoona saat dia melihat kekasih yang sangat dirindukannya sedang tidak berdaya dia atas tempat tidur itu.

Dengan sangat cepat yoona masuk ke dalam ruangan itu dan langsung memeluk jiyong yang tidak sadarkan diri.

“oppa kenapa kau disini, apa yang terjadi padamu ? ayoo bangunnn jawab aku oppa. Tolong jawab aku” ucap yoona sembari mengeluarkan air mata di kedua sisi matanya.

pada saat itu juga jari-jari jiyong bergerak yang menandakan dia mulai sadar dari tidur panjangnya.

Namun sesih nasib yoona, tiba-tiba jiyong appa datang dari luar dan menyeretnya keluar dari ruangan jiyong dan mendorong yoona kasar sampai terjatuh ke lantai.

“ untuk apa kau datang lagi kesini. Sudah cukup anak ku tersiksa karenamu. Dari detik ini jangan pernah kau nampakan wajahmu lagi di depan anak ku . pergi kau sana “

Pada saat jiyong appa ingin masuk ke dalam ruangan jiyong dengan cepat yoona memegang kaki jiyong appa sambil berlutut dan memohon agar dia bisa bersama jiyong sebentar saja.

“ ahjushi tolong berikan aku sedikit waktu bersama jiyong oppa, aku mohon . aku sangat merindukannya . aku mohonnn” ucap yoona sembari menangis yang sangat menyedihkan.

“Tidak, kau tidak pantas dengan anak ku . sadarlah kau berbeda dengan kami. Kau bukanlah bagian dari kami. Dari detik ini jangan pernah kau berharap bisa bertemu dengan anak ku lagi” ucap jiyong appa dengan menarik kakinya dari tangan yoona dengan kasar

Jiyong appa pun menutup pintu kamar jiyong

“ahjushi aku mohon, aku ingin bertemu dengan jiyong oppa . aku mohonn untuk sekali ini . aku hanya ingin memeluknya.” Ucap yoona memukul-mukul pintu ruangan jiyong sembari menangis.

Namun usahanya nihil, jiyong appa sama sekali tidak mempedulikan yoona.

Ternyata dari kejauhan bodyguard yoona melihat semua perlakuan jiyong appa kepada yoona. Dia menyadari bahwa yoona sangat mencintai jiyong.

Apapun rela dilakukan yoona demi bisa bersama dengan jiyong .

Lalu bodyguardnya itupun mendekati yoona dan mengajak yoona untuk kembali ke kamarnya.

Namun yoona menolak ajakan itu , yoona bersi keras untuk tetap berada di luar kamar jiyong untuk menunggu jiyong menemuinya.

Bodyguard yoona sangat tersentuh melihat yoona. Hatinya teriris melihat yoona yang sekarang.

Namun dia tidak tega melihat yoona duduk di lantai rumah sakit itu sendiri dengan kondisinya yang belum sepenuhnya stabil . dengan paksa bodyguardnya itupun menggendong yoona dengan paksa untuk masuk kembali ke kamarnya.

Apa daya yoona , yoona tidak bisa melawan dengan kondisinya yang sekarang ini yang sangat lemah.

Sesampainya di kamar yoona , yoona pun tidur di atas tempat tidurnya dan terus menerus mengeluarkan air mata.

Bodyguardnya itu tidak sampai hati meninggalkan yoona dengan kondisi yoona yang sekarang. Lalu dia pun duduk di kursi di samping tempat tidur yoona.

“apakah aku salah telah mencintainya ?

apakah aku harus merelakan dia pergi karna perbedaan keyakinan ?

apakah kalian tidak bisa melihat kami bahagia hanya untuk sementara waktu ?

jadi kenapa Tuhan harus mempersatukan kami kalau nyatanya kami akan dipisahkan ?”

mendengar perkataan yoona hati bodyguardnya itu semakin teriris, dia bisa merasakan bagaimana rasa sakit yang kini dirasakan oleh yoona.

Setelah hari saat yoona menemui jiyong , jiyong pun sadar dari tidur panjangnya. Namun sama dengan yang dirasakan oleh yoona, hati jiyong terasa sangat sakit.

Dia sangat-sangat merindukan yoona , namun apa dayanya dia juga sangat mematuhi perkataan appanya untuk tidak menemui yoona lagi.

Hari berganti hari namun kondisi yoona sama seperti manusia yang tidak memiliki nafsu untuk hidup, dia sangat lemas. Dan sebulan kemudian saatnya yoona harus meninggalkan kenangan-kenangan nya bersama jiyong di kota ini. Yoona harus pindah ke luar negeri bersama appanya.

Namun sebelum yoona pergi ke luar negeri yoona menitipkan sepucuk surat kepada bodyguardnya agar diberikan kepada jiyong.

For love,

Jiyong

aku sedih,saat aku membuka Alkitab,teringat kamu membuka Alquran. saat aku berjalan menuju Gereja,tujuanmu adalah Masjid. saat aku memakai kalung Salib,engkau menggenggam Tasbih. saat aku menyanyikan Pujian,kamu justru melantunkan Shalawat. saat kita harus berjarak hanya karena perbedaan agama. aku sedih,saat kita berjarak walau kenyataan kita dekat. aku sedih, saat semua orang menggunjing perbedaan kita. mengapa? mengapa Tuhan menyatukan bila sebenarnya kita hanya untuk di pisahkan. orang lain menatap kita seolah-olah ingin berkata.. kita telah salah menjalani hubungan yang lebih dari teman. aku cukup paham bahwa aku tidak bisa menikahi pria yang berbeda keyakinan denganku. lantas…. apa salahnya kami bersama untuk sementara ini? kadang aku benci orang-orang yang memandang hubungan kami dengan sebelah mata. aku tidak ingin keluar dari agama megahku. aku tak ingin mengambil keputusan yang seharusnya tak ku ambil. aku tak bisa mengorbankan Yesusku demi duniaku. aku tak bisa mengingkari janjiku. aku tak bisa jauh dari Tuhanku dan gerejaku.. 😦 aku tidak terbiasa dengan semuanya. meski itu ketahuilah, kamu adalah yang terindah dari semua yang terindah.. dan kamu akan tetap menjadi yang terindah diantara yang terindah.. Tuhanmu menciptakan engkau sangatlah indah. sekarang bila aku jatuh cinta,bilaku terlanjur sayang apalah dayaku? apakah Tuhanmu akan marah jika aku menyayangi dan mencintaimu? bisa tanyakan Tuhanmu,bolehkah aku yang bukan umatnya, mencintai hambanya?

 

Salam dan sayang.

Yoona

Yapppp akhirnya ff ini beres juga. Maaf ya kalau gak seru.

But thanks for reading chingu 🙂

Tinggalkan like dan komentar di setiap ff yang kamu baca okeyyy 🙂

Advertisements

7 thoughts on “I Wrong If I Love Him ?

  1. Ini bagus walaupun nyesek T.T tp overall keren. Aku juga suka sama jalan ceritanya. Memang mencintai dengan adanya perbedaan itu menyakitkan ya :’D kerenn lanjutkan berkarya! 😀

    Like

  2. Kereeen saeng,,aku nggak masalah sm perbedaan agama karena aku jg pnh ngalamin sendiri walo gag sampe k telinga orangtua,tapi kita sempet samasama saling suka and sering jalan bareng, dy seorang chinese yg taat agama… Tp akhirnya karena tangan allah aku pindah pekerjaan dan d wajibkan utk pulang k kampung halamanku dn melupakan kebersamaan kami,,yaaah malah curcol…heheee…
    D tunggu karyamu selanjutnya saengiii

    Like

  3. agak ngilu sih bacanya karna saya seorang islam . apalagi di sini part utama’e adalah yoona yang tidak seagama dgn saya . ff nya sih bangus banget tapi kurang nyaman aja baca’e . oke jangan tersinggung dgn kata” saya lanjutkan lah berkarya 🙂 karya mu keren

    Like

    1. oke itu hak chingu untuk berkomentar 🙂 aku menulis juga perlu kok kritik dan komentar hehe/
      but I am so sorryyyy my fanfiction is not in accordance with your wishes 😦
      someday I’ll try to write better and in accordance with the wishes of the reader

      jangan bosen” visit blog nae ya 🙂
      gomawo ♥

      Like

Give me your feedback ♥

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s