Slut With Angel Wings [chapter 1]


slut-wingsnext story : chapter 2 || chapter 3

Tittle : Slut With Angel Wings [chapter 1]  || Maincast : Yoona || Genre : Bromance, Life || Length : chapter || Rating : (?)

[YOONA POV]

Hp ku bergetar kembali untuk yang ketiga kalinya. Kini nama yang tampil di layar hp ku bukan lagi Nickhun ataupun Yesung melainkan Minho. Mereka adalah 3 dari puluhan tamuku.

“yeoboseyo” jawabku dengan suara lesu yang menandakan aku belum seutuhnya sadar dari tidurku

“bogoshipoyo” ucap seorang namja dari sana

“naddo” lalu setelah menjawabnya akupun langsung menutup telp itu dan mencampakan hp ku ke tempat tidurku dan langsung bangkit dari duduk ku untuk membangunkan dongsaeng yang sangat-sangat aku sayangi dan selalu aku jaga setelah kepergian kedua orang tuaku.

Setelah kejadian 4 tahun silam kecelakaan mobil itu telah mengambil kedua orangtua kami, setelah kejadian itu bertubi-tubi masalah datang padaku. Sebulan setelah kejadian itu aku dikeluarkan dari kuliahku karena aku tidak sanggup untuk membayar uang kuliah yang telah 3 bulan kutunggak dan rumah yang selama ini kami tempati telah kami jual untuk membayar hutang yang dimiliki appa dan untuk biaya hidup sehari-hari dan dari saat itu kami pun tinggal di rumah yang lebih kecil dari rumah kami sebelumnya. Kini aku adalah tulang punggung dari keluarga kecilku ini, aku harus tetap bertahan hidup demi dongsaeng ku Taeyong dia adalah satu-satunya harta berharga yang aku punya sekarang. Apapun aku lakukan agar Taeyong bahagia bersamaku.

Namaku Yoona dan inilah jalan yang aku pilih untuk hidupku. Aku bekerja sebagai wanita panggilan. Aku akan datang kepada orang-orang yang membutuhkanku dan orang-orang yang bisa membayarku mahal tetapi ada satu peraturan yang aku jalankan dalam pekerjaan ku ini aku tidak menerima panggilan namja yang sudah memiliki istri. Dan memang sampai saat ini hampir 87% namja-namja itu tidak jauh beda dengan umurku, mereka hanya lebih tua sekitar 5-8 tahun dariku mereka adalah pengusaha-pengusaha muda yang sukses. dan sesekali namja-namja yang lebih muda dariku mereka adalah anak-anak dari orang-orang kaya yang konglomerat

“Taeyong-ah ayo bangun cepat mandi jangan sampai kau terlambat lagi ke sekolah. Noona akan memasakan sarapan untukmu . kajja! “ yoona pun menarik selimut taeyong dan memukul pipi taeyong lembut

“ne noona”

Setelah membangunkan taeyong yoona langsung bergegas ke dapur dan memasakan nasi goreng seafood kesukaan taeyong.

Beberapa menit kemudian taeyong keluar dari kamarnya dan duduk di meja makan bersama yoona. Ketika taeyong makan yoona tak hentinya memandangi dongsaengnya itu, pikirannya kemananya hingga pada akhirnya setetes air mata keluar dari sisi kanan mata yoona ia tidak bisa berpikir bagaimana jika taeyong tau apa sebenarnya pekerjaannya karena selama ini yang taeyong tau yoona bekerja sebagai pelayan cafe di malam hari.

Pada malam harinya ketika yoona sedang membaca novelnya tiba-tiba teleponnya berdering dan menampilkan sebuah nomor di layar hpnya

“ yeoboseyo”

Yeoboseyo, apakah benar ini yoona”

“ne, kau siapa ?”

“ Kim Jong In (Kai) imnida apa aku bisa memanggilmu sekarang ? ”

“ apa kau sudah menikah ? “

“ belum. Aku masih sekolah . cepatlah datang aku sangat membutuhkanmu sekarang. Aku sangat kesepian sekarang. Aku akan membayarmu berapapun yang kau mau noona, aku sanggup membayarmu. Jebal “ ucap kai dengan suara yang seperti ingin menangis

“ ne, kau sms saja alamatmu padaku, aku akan datang” yoona pun menutup telpnya

Semenit kemudian kai mengirim sms ke no yoona dan memberi tahu alamatnya.

Setelah menerima sms dari kai yoona pun langsung duduk di meja rias kecil di kamarnya ia mengambil sebuah lipstik berwarna merah cerah dari tas mini make up miliknya. Ia memakai lipstik itu perlahan dan setelah selesai membuat bibir yoona tampak menggoda, setelalah itu ia mengambil eye liner hitamnya dan memakainya sehingga membuat matanya tampak lebih hidup dan terakhir ia memakai sedikit bedak di kedua pipinya dan sedikit blush on. Itu semua membuat yoona tampak lebih sexy dan menawan. Setelah itu ia melepas ikat rambutnya dan menggerai rambut coklat miliknya itu dan merapikannya dengan sisirnya lalu membuat sedikit gelombang di bagian bawah rambutnya.

Selesai berdandan ia pun melepas kemeja putih dan celana pendek yang sedari tadi dipakainya dan menggantinya dengan gaun merah menyala dan transparan yang menampilkan lekuk tubuh yoona yang indah dan tubuhnya yang putih mulus lalu memadukannya dengan jas coklat selutut miliknya.

Dan kini yoona siap bergegas ke alamat yang diberikan kai padanya. 30 menit kemudian yoona sampai di alamat yang diberi oleh kai padanya tadi . itu adalah alamat apartment milik kai.

Yoona pun langsung menekan bel yang ada di dekat pintu apartment itu setelah mendengar bel berbunyi kai pun dengan cepat membuka pintu itu. Setelah membukakan pintu kai terbelalak melihat seorang yeoja di depannya. Lalu yoona pun masuk perlahan ke dalam apartment kai dan membuat kai berjalan belakang setelah sampai masuk ke dalam apartment yoona pun menutup knop pintu itu dan dengan kilat yoona mendorong kai ke dinding dan mencium kai dengan cepat lalu ia melingkarkan kedua tangannya ke leher kai dan membuat jas yang sedari tadi ia kenakan terjatuh ke lantai. Tidak mau kalah dengan yoona kai pun langsung mengganti posisinya dengan yoona sekarang yoona lah yang berada di dinding lalu kai pun mencium leher jenjang milik yoona dan mengembuskan nafasnya di balik daun telinga milik yoona kemudian kai mencium bibir tpis milik yoona dan menggigit bibir bawah yoona dan membuat yoona berteriak kecil “aww” sehingga membuat kai menghentikan aksinya “wae ?”

“ kau menggigit bibirku terlalu kasar”

“mianhe” lalu kai pun menundukan kepalanya. Kemudian yoona pun mendorong kai ke tempat tidur milik kai dan membuka satu per satu kancing baju milik kai dan menampakan tubuh kai yang sixpack yoona pun menciumi dada bidang kai dengan nafsu sehingga membuat kai mendelik kenikmatan.

NC
NC

NC

NC

NC

NC

Setelah hampir 30 menit mereka melakukannya mereka pun akhirnya berhenti dan mencucurkan keringat di dahi, leher dan badan mereka.

Setelah itu yoona pun menghapus keringat di dahinya yang sedari tadi bercucuran dan memakai kembali baju-bajunya yang berserakan di lantai apartment itu.

Setelah selesai memakai semua bajunya yoona bertanya pada kai yang masih berbaring di tempat tidur.

“ apa kau punya masalah ? “

“ kenapa noona berkata seperti itu ? “

“ aku hanya berprasaan saja”

“ mungkin iya”

“ wae ? jika kau mau kau bisa cerita denganku”

“ noona mau menemaniku sebentar untuk minum ? selesai itu aku akan mengantar noona pulang. Boleh ? “

“ baiklah.kajja”

TBC~

jangan close sebelum meninggalkan jejak chingu 🙂

Advertisements

26 thoughts on “Slut With Angel Wings [chapter 1]

Give me your feedback ♥

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s