Rung 29


rung 29

Tittle : Rung 29 || Maincast : Sehun Luhan (hunhan) Yoona || Genre : School life, Friendship, Terror, Horor || Length : oneshoot || Rating : PG-15

Ini FF horror pertama aku. Mian ya kalau ceritanya gak jelas πŸ˜€ Happy reading chingu ^^

β€œTap Tap Tap” bunyi langkah kaki itu mulai terdengar lagi ini adalah kali keduanya aku meminta agar permintaanku kali ini bisa terwujud, Aku berdiri di anak tangga ke 28 tepat jam 12 malam. Kenapa harus jam 12 malam karena dipercaya kekuatan roh bergentayangan tepat pada jam 12 malam. Konon cerita jika seseorang meminta dengan sungguh maka anak tangga ke 29 akan dilihat dan diinjaknya. Dan ketika seseorang menginjaknya maka permintaannya akan terwujud.

β€œ aku mohon buatlah aku menjadi kandidat dan menjadi pemenang di perlombaan musik minggu depan. Tolonglah aku sekali ini saja β€œ ucap Luhan dengan melipat kedua tangannya dan tertunduk di depan anak tangga ke 29. Beberapa saat kemudian muncullah cahaya yang sangat terang tepat di depan matanya setelah cahaya itu menghilang maka dilihatnyalah anak tangga ke 29 itu di depannya maka Luhan pun menaiki tangga itu dan keesokan harinya benar bahwa permintaannya terkabul.

= Flashback =

Sehun dan Luhan adalah sahabat sejak mereka masuk di SMA Tertivia. Mereka sangat dekat kemudian sebuah berita perlombaan musik yang berhadiah kuliah di Jepang terdengar oleh mereka dan mereka sangat ambisius untuk mengikuti perlombaan itu ternyata guru musik SMA Tertivia lebih memihak kepada Sehun dan itu membuat Luhan iri hati pada Sehun oleh sebab itu pula maka Luhan meminta kepada anak tangga ke 29 itu.

= Flashback End =

Seminggu kemudian perlombaan pun dimulai dan benar saja Luhan dipilih menjadi kandidat perlombaan musik itu karena Sehun mengalami kecelakaan 3 hari yang lalu dan Luhan pun menjadi pemenang di perlombaan musik tersebut. Namun ada satu persyaratan yang tidak diketahui oleh Luhan bahwa ia harus membayar mahal atas apa yang ia dapat dari anak tangga ke 29 itu. Luhan harus merelakan sahabat terbaiknya Sehun sebagai tumbalnya. Kematian Sehun dimulai saat Sehun kecelakaan dan pada saat ia dirawat di Rumah Sakit ia lompat dari gedung paling tinggi tempat dia dirawat. Karena berita itu Luhan merasa sangat bersalah karena ambisinya itu ia kehilangan sahabat terbaiknya selama ini dan ternyata bukan hanya Luhan yang merasa kehilangan Sehun tetapi juga seorang yeoja yang selama ini telah menyimpan rasa suka yang sangat besar kepada Sehun yaitu Yoona.

Yoona sangat suka pada Sehun semenjak Yoona ditolong oleh Sehun pada saat Yoona diolok-olok oleh siswa-siswa di SMA Tertivia itu. Karena berita kematian Sehun membuat Yoona sangat terpukul. Apapun dilakukan Yoona agar Sehun bisa hidup kembali dengan meminta kepada anak tangga ke 29 sama dengan yang dilakukan oleh Luhan. Dan pada saat yoona meminta di depan anak tangga ke 29 tiba-tiba cahaya putih yang sangat terang itupun kembali datang seketika dilihat Yoona lah anak tangga ke 29 muncul, dengan segera ia berjalan melewati anak tangga itu saat selesai melewati anak tangga ke 29 muncullah suara yang sangat berat dan samar-samar terdengar dan Yoona mengikuti arah suara itu berasal saat Yoona tepat berdiri di depan ruang kelas yang sudah lama tidak digunakan dilihatnyalah seorang namja berdiri di sudut kelas dengan wajah dan seragam sekolah yang berlumuran darah sambil menatap Yoona tajam. Wajah itu sangat pucat, dengan berani yoona perlahan-lahan mendekati namja itu dan Yoona pun sangat terkejut ketika yang dia lihat itu adalah Sehun yang ia tunggu-tunggu selama ini.

Mulai saat itu terror demi terror pun mulai mendatangi Luhan. Pada saat malam pukul 00.00 Luhan berjalan ke dapur mengambil air minum di kulkasnya, saat Luhan meneguk air minumnya tiba-tiba terdengar suara tetesan air keran secara tiba-tiba. Awalnya Luhan menganggapnya biasa saja lalu ia masuk ke dalam kamar mandi setelah sampai dia tidak melihat air keran itu hidup Luhan pun sangat kebingungan. Saat Luhan memandangi air keran itu tiba-tiba terdengar suara kaca yang pecah lalu Luhan pun pergi menuju suara itu berasal. Dilihatnyalah kaca depan rumahnya pecah berantakan dan ternyata batu yang dipakai untuk memecahkan kaca itu dibungkus dengan selembah kertas putih yang tulisannya menggunakan darah yang berisi β€œ kau yang akan mati selanjutnya!!” Luhan yang membaca surat itu sangat ketakutan dan langsung membuang kertas itu ke sembarang arah. Tidak sampai disitu keesokan harinya pada saat memasuki pelajaran malam di SMA Tertivia Luhan sangat tidak konsentrasi dengan pelajaran yang diajarkan gurunya pikirannya melayang kemana-kemana saat Luhan menatap ke depan papan tulis tiba-tiba dilihatnyalah Sehun sedang berdiri di samping gurunya. Luhan sangat terkejut dengan penampakan itu lalu luhan mengucek matanya dan melihat kembali ke depan tetapi sudah tidak ada orang di depan sana. Saat Luhan berpaling arah ke kiri dilihanyalah di jendela itu berdiri seorang namja yaitu Sehun dia sangat terkejut dan karena Luhan mulai curiga Luhanpun permisi dari kelas ia mulai berjalan ke luar dari kelas dan melewati koridor sekolah. Saat Luhat berada di depan kelas kosong yang dulu didatangi Yoona sehun melihat seorang namja duduk di bangku dan menatap ke papan tulis. Dengan sangat perlahan Luhan mendekati namja itu saat dia berjalan memasuki kelas dengan kilat Sehun berdiri tepat di depan Luhan. Karena sangat terkejut Luhan terjatuh di lantai. Dilihatnyalah Sehun berdiri tepat di depannya dengan wajah yang sangat seram.

Sehun-ah bukan aku yang membunuhmu. Kumohon jangan bunuh aku lalu Sehun pun mulai mendekatkan kedua tangannya ke leher Luhan dan dengan cepat ia mencekik leher Luhan dan Luhan pun berteriak dengan sangat keras

β€œ Tidakk !! β€œ Luhan pun terbangun dari tidurnya, badannya sangat berkeringat

β€œ kau bermimpi ? β€œ ucap seorang yeoja yang tidak lain adalah Yoona

β€œ hah ? kenapa aku ada disini ? β€œ

β€œ kau tadi ku temukan pingsan di depan kelas kosong dekat koridor itu makanya aku membawamu kemari β€œ

β€œ ooo, gomawo β€œ

β€œ ne, kenapa kau bisa berada di sana ? apa ada yang ingin kau cari ? β€œ

β€œ hah ? aniya . aku juga bingung kenapa aku bisa berada di sana β€œ

β€œ oh begitu, istirahatlah β€œ ucap Yoona dengan senyuman yang sangat sinis namun Luhan tidak melihat senyuman itu. Keesokan harinya saat Luhan mengendarai mobilnya untuk pulang ke rumah pikirannya masih sama dengan yang sebelum-sebelumnya ia masih bertanya-tanya apakah benar Sehun itu masih ada di sekitarnya. Saat di pertengahan jalan tiba-tiba saja Sehun telah berada di sampingnya Luhan yang menyaksikan itu sangat takut lalu ia mencoba merem mobilnya agar bisa turun dari mobil itu namun entah apa yang terjadi mobil itu rusak. Rem mobil Luhan tidak dapat berfungsi dan karena rasa takutnya akhirnya Luhan menabrak sebuah tiang listrik yang sangat besar dan akhirnya Luhan kecelakaan dan tidak sadarkan diri.

Pada saat di rumah sakit Yoona selalu menemani luhan dan merawat Luhan namun terror-terror itu tidak pernah berhenti.

Jam menunjukan pukul 01.13 Luhan terbangun dari tidurnya ia hendak buang air kecil dilihatnya Yoona sedang tidur di tempat duduk tepat di sampingnya. Lalu Luhan bangun dan berjalan ke kamar mandi di ruangan dia dirawat. Pada saat Luhan selesai buang air kecil Luhan tak sengaja melihat ke langit-langit kamar mandi itu betapa sangat terkejutnya Luhan saat dia melihat Sehun sedang menempel di langit-langit kamar mandi itu. ( kayak Yurei aja =)) *abaikan ) Dengan spontan Luhan pun berteriak karena mendengar teriakan Luhan sontak Yoona pun terbangun dari tidurnya dan langsung menggedor-gedor pintu kamar mandi itu. beberapa saat kemudian Luhan pun ke luar dari dalam dan langsung memeluk Yoona. Luhan sangat ketakutan dan badannya keringat dingin.

β€œ aku tidak membunuhnya. Aku bukan pembunuh aku tidak membunuhnya β€œ Luhan pun melepas pelukannya dari Yoona dan langsung berlari ke sudut kamar itu dan menekuk kedua kakinya dan membenamkan kepalanya ke dalam kakinya.

β€œ aku bukan pembunuh. Aku tidak membunuhnya β€œ

Yoona pun datang menghampiri Luhan,

β€œ tenanglah semua akan baik-baik saja. Itu hanya imajinasimu saja. Kajja mungkin kau sangat kecapean tidurlah aku akan menjagamu β€œ ucap Yoona mengelus punggung Luhan

2 hari kemudian terror kembali terjadi. Kini terror itu berniat membunuh Luhan. Hp Luhan berbunyi lalu ia membukanya dan ternyata itu adalah sms dari Yoona yang memberitahukan agar Luhan datang ke belakang Rumah Sakit.awalnya Luhan terheran-heran kenapa Yoona ingin bertemu dengannya di belakang Rumah Sakit namun ia tak mau membuat Yoona menunggu dan ia pun langsung pergi ke belakang Rumah Sakit itu. Saat berada di koridor Rumah Sakit Luhan mendengar suara kaki berjalan tepat di belakangnya namun ia tetap tenang dan tak mau melihat ke belakang. Tetapi semakin lama suara kaki itu mulai menghantui kepalanya dan kini ia pun berhenti dan ia berbalik dilihatnyalah sehun tepat di belakangnya. wajah sehun sangat tirus dan pucat dan di sekitar kepalanya banyak darah bercucuran karena melihat itu Luhan pun berlari terengah-engah. Hingga akhirnya Luhan sampai di belakang Rumah Sakit betapa terkejutnya Luhan saat dilihatnya Yoona sedang di sekap di sebuah kursi bersama dengan seorang yeoja.

β€œ wah si pengkhianat telat datang β€œ ucap yeoja itu mendekati Luhan

β€œ siapa kau ? β€œ

β€œ aku ? kau tidak mengenalku ? benarkah ? apa kau tak ingat saat Sehun oppa menolongku dari bully-an anak-anak sekolah Tertivia itu ? saat semua orang melempariku dengan makanan busuk dan sebagian lagi memukuli badanku namun hanya ada satu orang yang membelaku dia menolongku , dia menutupiku, dia yang menggantikan aku untuk dipukuli orang-orang itu hingga seluruh badannya terluka . apa kau tak ingat yeoja itu adalah aku ? β€œ ucap gadis itu sembari mengeluarkan air matanya . dia adalah yeoja yang ditolong oleh Sehun 2 tahun yang lalu saat yeoja itu kelas 10 dan Sehun kelas 12. Sehun memang terkenal baik dan penolong di sekolah itu sehingga membuat siapapun yang ditolongnya pasti akan suka padanya sama seperti Yoona dan yeoja itu yang bernama Moon Gee.

Dan apa kau tau selama ini terror-terror yang kau terima itu dariku . Yang melempar kaca rumahmu adalah aku, yang merusak mobilmu itu juga aku dan yang meneleponmu sebelum kecelakaan itu adalah aku . aku bisa saja mengganti suara ku menjadi suara yang mirip dengan Sehun oppa, itu hanya masalah gampang buatku.

= Flashback =

Saat Luhan hendak pulang dari sekolah tiba-tiba hpnya berbunyi lalu ia pun mengangkat teleponnya dan terdengar suara dari telepon itu persis seperti suara Sehun yang mengatakan

β€œ kau yang akan mati selanjutnya β€œ

= Flashback End=

β€œoh iya aku lupa apa kau tidak bertanya-tanya kenapa kau bisa pingsan di kelas kosong itu ? akulah yang memukulmu sehingga kau jatuh pingsan lalu aku menyeretmu keluar dari kelas itu dan ku bawa kau tepat di depan kelas itu saat Yoona eonni lewat dia pun membawamu ke ruang UKS. Dan apa kau tau aku yang melihatmu meminta di bawah anak tangga ke 29 itu agar kau menjadi kandidat dan menang di perlombaan itu. Namun kau tidak pernah tau bahwa ada nilai yang harus kau bayar jika kau meminta sesuatu pada anak tangga ke 29 itu. Dan karena opsesimu yg sangat besar kau telah menjual sahabatmu sendiri menjadi tumbalnya.

β€œ itu tidak benar, aku tidak pernah mengatakan bahwa aku akan memberikan Sehun sebagai tumbal. Aku tidak mungkin tega melakukan itu β€œ ucap Luhan menutup telinganya

β€œ Dan roh yang selama ini mendatangimu itu memang benar Sehun oppa. Dan apa kau tau siapa yang memanggil roh Sehun oppa ? dia adalah Yoona eonni. Dialah yang telah melakukan semua itu. Dia sangat mencintai Sehun oppa makanya dia melakukan apapun agar dia bisa bertemu lagi dengan Sehun oppa. Aku sendiri yang melihat Yoona eonni meminta pada anak tangga ke 29. Dan kini saatnya kau harus menemani Sehun oppa bersamamu. Kau harus mati dan disusul oleh Yoona eonni.

β€œ mianhe eonni jika kau tetap hidup itu akan membuatku sakit dan akan teringat pada Sehun oppa . apa kau tau bahwa Sehun oppa juga mencintaimu ? dia menolongmu bukan hanya karna kasihan kau diolok-olok oleh siswa-siswa itu tapi karna Sehun oppa juga menyimpan rasa yang sama sepertimu. Namun dia tidak berani mengungkapkan perasaannya padamu. Aku tau semua itu karena aku tak sengaja melihat Sehun oppa ingin menyelipkan surat di lokermu tapi ia membatalkan niatnya lalu dia buang surat itu ke tong sampah dan aku membaca surat itu ternyata isinya ingin mengatakan perasaannya padamu β€œ

Saat Moon Gee hendak membunuh Luhan tiba-tiba Sehun menampakan dirinya di depan Yoona, Luhan, dan Moon Gee. Mereka semua sangat terkejut.

β€œ jangan pernah kau berpikir untuk membunuh orang-orang yang ku sayang. Aku tak akan pernah biarkan siapapun menyakiti mereka β€œ seketika Moon Gee pun menjatuhkan pisau yang sedari tadi dipegangnya.

β€œ bukan Luhan yang menemaniku disana tapi kau saeng-ah β€œ lanjut Sehun .

tiba-tiba saja pisau itu terbang dan menusuk perut Moon Gee dan akhirnya Moon Gee pun meninggal

β€œ dan kau Luhan, aku mendatangimu bukan karna aku ingin membunuhmu. Aku hanya ingin mengatakan tolong jaga Yoona untukku. Jangan biarkan dia sendirian. Aku percayakan dia bersamamu ne ? β€œ

β€œ oppa” teriak Yoona dan berlari memeluk Sehun namun percuma, Yoona sama sekali tidak bisa menyentuh Sehun. Dan akhirnya Sehun pun pergi dan kini Luhan lah yang menjaga Yoona.

β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€” END ———————————————————————–

Thanks for reading guys πŸ™‚ Maaf ya kalau ceritanya gak jelas πŸ˜€

Tapi kalau udah sempat baca boleh dong ya minta komentarnya ^^

Dont be siders chingu ({}) Love ya ^^v

Advertisements

9 thoughts on “Rung 29

  1. Maaf niih sblmnya saengii…alur ceritanya lumayan cepet,,daan paragraf tdak ada jd agag bikin bingung..tp karyamu yg lain bagus kook aku suka,,semangat menuangkan ide2 sm tulisan2mu..

    Like

    1. Oh iya maaf eon 😦
      Ff yang ini aku post dari hp jadi berantakan gitu hasilnya . Maaf eon πŸ˜₯
      Semoga kedepannya aku bisa memperbaiki kesalahan aku ya eon
      Gomawo

      Like

  2. Aigoo, ini nyesek+mengerikan.
    Nyesek Sehun nya tewas krn ulah Luhan yg memohon pd anak tangga itu. Truz feelx dapet. Aku pkir yg meneror Luhan itu Yoona dan arwah Sehun, trnyata ku salah. Luhan jgn iri2an lg yah ma org lain, ap lg bsa mengancam keselamatan org lain. Kapok kan dapet teror gtu.
    Daebak, neomu johaa..
    Keep writting thor..

    Like

Give me your feedback β™₯

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s